• Selasa, 19 Oktober 2021

Burung Cenderawasih dan Jembatan Kayu Panjang di Malagufuk Menjadi Daya Tarik Bagi Wisatawan

- Senin, 11 Oktober 2021 | 14:21 WIB
Jembatan kayu terpanjang di Indonesia yang ada di Kampung Malagufuk, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. (John Toumahuw)
Jembatan kayu terpanjang di Indonesia yang ada di Kampung Malagufuk, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. (John Toumahuw)

 

PenaBicara.com- Suasana hening, cuitan burung sesekali menyemarakkan belantara yang belum banyak tersentuh manusia. Sebuah jembatan membentang sepanjang 3,305 kilometer. 

Jembatan Malagufuk tercatat sebagai jembatan kayu terpanjang di Indonesia dan telah tercatat di Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI). 

Bupati Sorong, John Kamuru telah meresmikan jembatan kayu yang membentang membelah belantara itu, 2 Juli 2021, dengan harapan wisatawan yang mengunjungi kampung wisata Malagufuk tidak lagi kesulitan untuk melihat burung-burung endemi di Tanah Papua. 

Kampung Malagufuk terletak dalam lingkaran wilayah Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat. Malagufuk sudah sejak lama direncanakan untuk menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Sorong. 

Masyarakat Malagufuk sangat ramah terhadap wisatawan (John Toumahuw)
 

Kampung Malagufuk bagi sebagaian orang dinilai sangat eksotik, karena masih dikelilingi belantara didukung dengan masyarakat yang masih sangat teguh memegang istiadat. 

Hal itu menjadikan Malagufuk sebagai salah satu incaran wisata bagi wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Untuk menuju ke sana, wisasatawan harus menempuh jarak 20-30 kilometer dengan waktu kurang lebih dua jam perjalanan.

Di sana, wisatawan bisa melihat burung Cenderawasih, Kasuari dan Kaka Tua yang terbang bebas tanpa ada yang menganggu. Bahkan ada kupu-kupu sayap burung, kupu yang memiliki sayap seperti burung.

Halaman:

Editor: Hardaning Tyas

Tags

Terkini

X