• Selasa, 24 Mei 2022

Sarjono Memperjuangkan Hidup Nekat ke Jepang dan Kini Menjadi Guru dan Advokat,Bagaimana Ceritanya?

- Kamis, 2 Desember 2021 | 07:06 WIB
Sarjono, S.Pd, S.H (Istimewa)
Sarjono, S.Pd, S.H (Istimewa)

Walaupun belum berhasil, Jono tidak patah semangat.

“Sampai akhirnya test di Jakarta, dengan pinjam kambing kakak saya jual untuk biaya dan transportasi ke Jakarta," kata Jono.

Tes di Jakarta membuahkan hasil. Setelah di tes langsung secara langsung oleh orang Jepang, Sarjono dinyatakan lolos dan harus mengikuti diklat. Namun lagi-lagi biaya menjadi kendala.

Baca Juga: 3 Wisata Outdoor Jakarta yang Low Budget dan Buat Happy, Mana Saja tuh?

“Karena saya tidak punya uang, terpaksa saya pulang dengan uang pas, sampai akhirnya saya jual sepatu dan jam tangan untuk biaya pulang ke Boyolali,"bebernya.

Pada tahun 2008, Sarjono harusnya bisa berangkat mengadu nasib ke Jepang. Namun karena saat itu Sarjono mengalami krisis, akhirnya ia memendam kembali keinginannya untuk ke Jepang.

Namun di tahun yang sama, ia bertemu dengan seorang perempuan yang kini menjadi istrinya. Di saat itu juga ia menyadari pentingnya sebuah ilmu dan memutuskan ingin menjadi seorang guru, karena pekerjaan mulia.

“Saya pindah dan menetap di Kemusu. Dari situlah saya mulai tertarik menjadi guru karena ilmu yang bermanfaat nantinya akan dibawa mati,”ungkap Sarjono.

Baca Juga: 3 Wisata Outdoor Jakarta yang Low Budget dan Buat Happy, Mana Saja tuh?

Keberuntungan menghampiri Sarjono. Tahun 2010 Sarjono berhasil berangkat dan mengikuti program magang kerja di Jepang selama tiga tahun dan kembali lagi ke Indonesia pada tahun 2013.

Halaman:

Editor: Hilda Arief

Tags

Artikel Terkait

Terkini

David Siegel,Milyarder Investasi Terkaya

Selasa, 5 April 2022 | 12:56 WIB
X