• Kamis, 20 Januari 2022

Cerita Pemandi Jenazah, Mayat Bangun Saat Dimandikan: Saya Mau Diapakan?

- Jumat, 3 Desember 2021 | 15:48 WIB
Pemandi Jenazah, Junaidi.  (Tangkapan layar: YouTube)
Pemandi Jenazah, Junaidi. (Tangkapan layar: YouTube)

PenaBicara.com - Pemandi Jenazah, pekerjaan yang mulia dan tidak semua orang dapat melakoninya. Pekerjaan ini memang kerap dianggap remeh, dan tak banyak peminatnya.

Namun tidak bagi Junaidi, warga wilayah Tambun, Jawa Barat ini sudah berpengalaman memandikan jenazah. Menurutnya profesi ini adalah profesi yang rumit karena harus memiliki keberanian.

"Sebenarnya memandikan jenazah dibilang rumit nggak rumit, karena yang pertama tentang keberanian diri. Karena ketika orang praktek belum tentu dia berani untuk menghadapi jenazah secara langsung, " ujarnya seperti yang dikutip PenaBicara.com di laman YouTube Lentera Malam, Jumat 3 Desember 2021.

Baca Juga: Selain Danau Toba, Apa Saja Tempat Menarik di Sumatera Utara?

Junaedi mengaku, awalnya ia juga merasa takut karena harus berhadapan dengan manusia yang sudah dingin terbujur kaku dan harusnya memandikannya. Namun seiring berjalannya waktu, Junaedi sudah terbiasa dan tidak lagi merasa takut.

Junaedi pun menceritakan kisah-kisahnya saat memandikan jenazah. Junaedi mengatakan bahwa amalan perbuatan sang mayit semasa di dunia bisa terlihat saat dimandikan.

"Karena memandikan jenazah itu juga kadang-kadang ada ganjalan/kendala. Kalau kita lihat dalam kehidupan sehari-hari orang itu berbuat baik atau nggak. Ketika kita memandikan jenazah itu  belum tentu apa yang dibuat orang itu baik dunia ketika dia meninggal itu tidak ada kendala. Justru yang menurut pandangan orang itu yang di bilang jelek, tapi tidak pernah ada kendala dari sini kita tahu dia berbuat baik, "jelasnya.

Baca Juga: Jokowi: Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Nasional Adalah Investasi, Bukan APBD

Junaidi juga mempunyai beberapa pengalaman yang menurutnya banyak kejanggalan mengenai jenazah yang beberapa kali ia temui. Bahkan, Junaidi juga beberapa kali bisa merasakan firasat atau tanda-tanda dari seseorang yang akan meninggal.

"Ketika kita sudah mempunyai satu profesi itu ada tanda-tandanya, insting atau pikiran seperti kayak lemari tiba-tiba terbuka, oh berarti ada yang meninggal. Tidak lama kemudian meninggal itu orang dan kita kayak gini kalau orang sudah punya profesi itu seolah-olah kita tahu tapi tidak boleh diceritakan, karena mendahului kehendak Allah itu tidak boleh, "tuturnya.

Halaman:

Editor: Megawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Tempat Angker di Kota Kediri Membuat Bulu Kudu Naik

Selasa, 11 Januari 2022 | 18:28 WIB
X