PenaBicaracom - Penayangan perdana film Inang berskala internasional di Festival Film Internasional Bucheon adalah sinyal positif bahwa industri perfilman Tanah Air terus produktif meski di masa pandemi.
"Hal ini (film Inang) tidak hanya membanggakan bagi insan perfilman di Tanah Air tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia khususnya diaspora Indonesia di Korea Selatan," ujar Gandi Sulistiyanto, Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea
Hal itu disampaikan Dubes Sulis saat menerima audiensi seluruh pendukung film Inang.
Dubes Sulisyang juga termasuk produser, sutradara dan pemain ini menyampaikan bahwa film merupakan salah satu sektor kreatif yang digarap dengan baik oleh Korsel melalui strategi Korean Wave.
Baca Juga: Korban Kasus Dugaan Pencabulan Oleh Anak Kyai Jombang Ungkap Fakta Kekerasan Seksual di Ponpes
“Untuk itu, gali potensi ekonomi kreatif Korea, kenali teknik sinematografinya, pelajari seni perannya tetapi buatlah film yang sepenuhnya bercerita mengenai kebhinekaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke" pesan Sulis seperti dikutip dari laman kemlu.go.id.
Menurutnya, ini suatu kehormatan untuk film Inang dapat ditayangkan perdana di Bucheon International Fantastic Film Festival/BIFAN.
"Film ini khusus dibuat untuk menampilkan keragaman budaya di Indonesia, serta pentingnya keluarga sebagai perekat seluruh elemen masyarakat di Indonesia, demikian disampaikan Winston Utomo, CEO IDN Media yang merupakan pemilik perusahaan IDN Media dan IDN Pictures produser Film Inang.
Baca Juga: Polisi Yang Intimidasi Wartawan Saat Meliput Rumah Kadiv Propam Polri Diamankan
Pemutaran perdana (World Premiere) film Inang dilakukan dua kali di Bioskop CGV Sopung, pada tanggal 8 dan 13 Juli 2022. P
enayangan kedua dihadiri oleh hampir seluruh pemain film, termasuk aktris muda berbakat, Naysilla Mirdad, dan ibundanya, artis senior Tanah Air, Lydia Kandou, serta Dimas Anggara.
Tidak hanya masyarakat Indonesia yang tampak hadir mendukung pemutaran perdana film, tetapi juga generasi muda.
Baca Juga: Pria di Bekasi Nekat Gantung Diri, Sempat Cekcok Dengan Istri
Film horor Indonesia dengan judul "Inang/The Womb" karya Fajar Nugros merupakan salah satu dari sepuluh film terpilih yang bersaing dengan film-film negara lain yang berasal dari Spanyol, Jepang, Australia, Denmark, dan banyak negara lainnya dalam International Bucheon Choice Awards.***
Artikel Terkait
'Merindu Cahaya de Amstel', Film Mengenai Cinta dan Religi yang Diilhami dari Kisah Nyata Seorang Mualaf
Penyalin Cahaya, Film yang Menyabet 12 Penghargaan Diterpa Isu Pelecehan Seksual
Film Makmum 2, Film Horor yang Seramnya Sampai Tersa Dunia Nyata
Pesan dari Film Dear Nathan Thank You Salma, Siapin Tissu Sebelum Nonton
Escape From Modagishu, Film Perjuangan Duta Besar Korsel dan Korut
10 Film Indonesia Ini Berjaya di Festival Film Internasional
Mayang Debut Akting Jadi Pemeran Utama di Film Horor 'Leak Kajeng Kliwon'
Film KKN di Desa Penari Meledak di Pasaran, Ini Cerita Seram dari Pemeran Wahyu dan Widya Saat Syuting
KKN di Desa Penari Sukses Jadi Film Horor Terlaris di Indonesia