BI Papua Barat Siapkan Uang Layak Edar Sebesar 1,59 Triliun Rupiah

- Senin, 12 Desember 2022 | 10:24 WIB
Ilustrasi uang Rupiah. (Pixabay/Iqbalnuril)
Ilustrasi uang Rupiah. (Pixabay/Iqbalnuril)

PenaBicara.com – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan uang Rupiah layak edar kepada masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) natal dan tahun baru (Nataru) di Wilayah Provinsi Papua Barat, Bank Indonesia Provinsi Papua Barat siapkan uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp1,59 Triliun.

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 8,16% dibanding realisasi kebutuhan uang Rupiah pada periode yang sama tahun sebelumnya, yang tercatat sebesar Rp1,47 Triliun.

Peningkatan permintaan uang layak edar sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat hingga akhir tahun.

Baca Juga: Gunung Semeru Keluarkan Lava Pijar Sejauh 800 Meter ke Arah Besuk Kobokan

Meningkatnya kebutuhan ULE hingga akhir tahun di wilayah Provinsi Papua Barat dipengaruhi oleh meningkatnya realisasi anggaran pemerintah daerah serta pemenuhan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru.

Untuk memastikan kelancaran distribusi ULE di masa Nataru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Barat memiliki beberapa strategi.

Di antaranya melakukan kegiatan kas keliling di Kabupaten Manokwari dan sekitarnya, distribusi ULE pada 2 (dua) Kas Titipan Bank Indonesia yang berada di Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Sorong Selatan, serta optimalisasi layanan perbankan antara lain:

Baca Juga: Putri Candrawathi Bakal Jadi Saksi di Sidang Lanjutan Kasus Pembunuhan Brigadir J

a. Layanan penukaran uang rupiah di loket kas masing-masing kantor bank;
b. Memastikan seluruh ATM berfungsi dan beroperasi dengan baik;
c. Penyediaan uang Rupiah pada mesin-mesin ATM secara periodik; serta
d. Layanan perbankan dalam penanganan gangguan transaksi pembayaran.

Dalam upaya mendorong masyarakat berbelanja secara bijak di masa Nataru, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua Barat secara rutin melaksanakan sosialisasi dan edukasi mengenai gerakan Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah.

Melalui gerakan CBP Rupiah, masyarakat diharapkan dapat menanamkan rasa Cinta dan Bangga terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan NKRI, Paham cara berbelanja secara bijak, serta menjaga uang Rupiah dengan cara 5J (Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Distapler, Jangan Diremas dan Jangan Dibasahi).

Baca Juga: Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Wilayah Rote Ndao NTT

Sejalan dengan hal tersebut, untuk mempermudah transaksi pembayaran, masyarakat dapat memanfaatkan pembayaran secara non tunai dengan menggunakan Kartu Debit, Kartu Kredit, BI-FAST, Mobile Banking, Internet Banking, hingga kanal pembayaran QRIS untuk transaksi yang Cepat, Mudah, Murah, Aman dan Handal (CeMuMuAH).***

Editor: Megawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keluarga David Ozora Tolak Diversi AG

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:26 WIB

Keponakan Wamenkumham Resmi Jadi Tersangka

Selasa, 28 Maret 2023 | 11:27 WIB

Ini 10 Nama Calon Komisioner KPU Papua Barat Daya

Jumat, 24 Maret 2023 | 11:48 WIB

Jam Kerja ASN Berubah Saat Ramadhan

Rabu, 22 Maret 2023 | 13:41 WIB
X