• Selasa, 31 Januari 2023

Menkeu Beberkan Tindak Lanjut Tiga Agenda Prioritas Presidensi G20 Indonesia

- Selasa, 29 November 2022 | 08:30 WIB
Menkeu Sri Mulyani dan Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan pers usai Ratas mengenai Evaluasi Pelaksanaan KTT G20, di Jakarta, Senin 28 November 2022 siang.  (Foto: Humas Setkab/Agung)
Menkeu Sri Mulyani dan Menlu Retno Marsudi memberikan keterangan pers usai Ratas mengenai Evaluasi Pelaksanaan KTT G20, di Jakarta, Senin 28 November 2022 siang. (Foto: Humas Setkab/Agung)

PenaBicara.com - Presidensi G20 Indonesia mengusung tiga agenda prioritas, yaitu transisi energi berkelanjutan, transformasi digital, dan arsitektur kesehatan global.

Dalam keterangan persnya Senin 28 November 2022 siang, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati pun memaparkan upaya tindak lanjut yang dilakukan pemerintah terkait kesepakatan di tiga agenda prioritas Presidensi G20

Pertama, di sisi transisi energi berkelanjutan, dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 telah disepakati terbentuknya Just Energy Transition Partnership (JETP) untuk Indonesia senilai 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Puan Maharani Umumkan Laksamana Yudo Margono sebagai Calon Tunggal Panglima TNI

Inisiatif ini, ujar Menkeu, ditindaklanjuti dengan Energy Transition Mechanism (ETM) Country Platform yang saat ini sudah mendapat komitmen sebesar 500 juta Dolar AS. Dana ini akan menggerakkan lebih dari 4 miliar pembiayaan untuk mempercepat pensiun dini pembangkit listrik tenaga fosil.

“Ini pihak yang akan mem-follow up itu dari sisi PLN karena ini adalah menyangkut transisi energi dari nonrenewable ke renewable. Nanti kita akan bicara dengan berbagai IPP (independent power plant) yang selama ini bekerjasama dengan PLN dan bagaimana transisi energi yang perlu didukung dengan kebijakan, termasuk insentif-insentif baik perpajakan maupun nonperpajakan,” kata Sri Mulyani

Kedua, terkait arsitektur kesehatan global, KTT G20 Indonesia telah menyepakati pembentukan dana pandemi (pandemic fund) senilai 1,5 miliar Dolar AS.

Baca Juga: Penyebab Helikopter Hilang Kontak di Perairan Bangka Belitung Diduga Karena Faktor Cuaca

Menkeu menyampaikan, kesepakatan ini akan ditindaklanjuti oleh Menteri Kesehatan (Menkes) dengan menyampaikan proposal untuk penggunaan dana tersebut tidak hanya untuk Indonesia namun juga untuk kerja sama antarnegara.

“Ini semuanya nanti akan dilakukan pada bulan-bulan mendatang sehingga kita bisa mendapatkan manfaat dari kerja sama maupun dari sisi pendanaan,” kata Sri Mulyani.

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembacaan Vonis Ferdy Sambo Dilakukan pada 13 Februari

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:44 WIB

Presiden Jokowi Minta Jajarannya Stabilkan Harga Beras

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:38 WIB

Jaksa Minta Majelis Hakim Tolak Pleidoi Bharada E

Selasa, 31 Januari 2023 | 12:29 WIB

Rekrutmen CASN 2023 Akan Dibuka untuk Umum

Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB

4 Masalah Gizi ini Berisiko Anak jadi Stunting

Senin, 30 Januari 2023 | 07:36 WIB

Wilayah Maluku Utara Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

Minggu, 29 Januari 2023 | 10:11 WIB
X