• Selasa, 29 November 2022

Polisi Ungkap Kronologi 127 Orang Meninggal Dunia Saat Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 13:07 WIB
Potret kerusuhan di Kanjuruhan Malang Minggu dini hari (Tangkapan layar Twitter @miduk17)
Potret kerusuhan di Kanjuruhan Malang Minggu dini hari (Tangkapan layar Twitter @miduk17)

PenaBicara.com - Sebanyak 127 orang meninggal dunia akibat kerusuhan suporter yang terjadi di Stadion Kanjuruhan Malang pasca pertandingan Liga 1 yang mempertemukan Arema FC dan Persebaya Surabaya. Tak hanya itu, 180 orang saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit.

Terkait kejadian ini, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan penyebab banyaknya jumlah korban yang meninggal dunia di stadion Kanjuruhan Malang dikarenakan saat kerusuhan terjadi penumpukan massa.

"Terjadi penumpukan di dalam, proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas kekurangan oksigen," ujar Nico Afinta di Mapolres Malang, Minggu 2 Oktober 2022 seperti dikutip dari laman PMJNews.

Baca Juga: Terkait Tragedi Kanjuruhan Malang, Presiden Jokwo Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Jenderal bintang dua ini juga menambahkan untuk 180 orang yang menjadi korban luka kini telah dilakukan perawatan. Mereka kini telah dievakuasi di beberapa rumah sakit.

"Tim medis dan tim gabungan ini melakukan upaya pertolongan yang ada di dalam stadion, kemudian juga dilakukan evakuasi ke beberapa rumah sakit," terangnya.

Diberitakan seberlumnya, kerusuhan suporter pecah di Stadion Kanjuruhan Malang seusai laga derby yang mempertemukan Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Akubat peristiwa ini 127 orang meninggal dunia, termasuk dua anggota polisi.

Baca Juga: Presiden Jokowi Berduka atas Tragedi di Kanjuruhan Malang

Akibat kerusuhan itu, 127 orang meninggal dunia dua di antaranya anggota Polri.

Nico menjelaskan, sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sementara sisanya meninggal saat mendapatkan pertolongan di sejumlah rumah sakit setempat.

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: PMJnews

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Operasi Pencarian Korban Gempa Cianjur Diperpanjang

Senin, 28 November 2022 | 12:34 WIB

BMKG: Ada 248 Gempa Susulan Terjadi di Cianjur

Sabtu, 26 November 2022 | 16:26 WIB

DPO Korupsi Bank Jateng Giki Argadiraksa Ditahan

Sabtu, 26 November 2022 | 14:15 WIB
X