• Kamis, 6 Oktober 2022

TNI-Polri dan Forkopimda Sorong Raya Gelar Apel Kesiapsiagaan, Cegah Potensi Gangguan

- Selasa, 20 September 2022 | 11:04 WIB
TNI-Polri dan Forkopimda Wilayah Sorong Raya melaksanakan Apel Kesiapsiagaan, di Taman DEO Kota Sorong, (Foto:Penrem 181/PVT)
TNI-Polri dan Forkopimda Wilayah Sorong Raya melaksanakan Apel Kesiapsiagaan, di Taman DEO Kota Sorong, (Foto:Penrem 181/PVT)

PenaBicara.com – TNI-Polri dan Forkopimda Wilayah Sorong Raya melaksanakan Apel Kesiapsiagaan, di Taman DEO Kota Sorong, Jln. Basuki Rahmat Km 7,5, Kelurahan Remu Selatan, Kota Sorong. Selasa 20 September 2022.

Apel kesiapsiagaan itu dipimpin oleh Danrem 181/PVT Brigjen TNI Wawan Erawan, S.E., M.M., didampingi Kasrem 181/PVT, Para Kasi Korem 181/PVT, Komandan Satuan/Kabalak Aju jajaran Korem 181/PVT, Pejabat Utama Kepolisian Wilayah Sorong Raya serta Forkopimda Kota Sorong.

Danrem mengatakan, Apel Kesiapsiagaan ini merupakan momentum bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi antara unsur TNI-Polri dan Pemerintah daerah, sekaligus memantapkan soliditas dan sinergitas yang kokoh antara TNI-Polri dan Forkopimda Kota dan Kabupaten Sorong dalam rangka menjamin kondusifitas wilayah Sorong Raya.
Apalagi,

Baca Juga: Ada Apa Dengan Reza Arap, Cowok Bucin yang Diterpa Isu Perselingkuhan?

Sebagai wilayah yang maju di Provinsi Papua Barat, Sorong merupakan pintu masuk dari berbagai wilayah di Indonesia dan asimilasi budaya yang terjalin telah mendorong terbentuknya konfigurasi demografi yang heterogen.

“Situasi tersebut menjadikan Sorong sebagai salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Papua Barat, sekaligus basis kekuatan kelompok-kelompok politik yang link up dengan wilayah lain di dalam maupun di luar Papua Barat,” tutur Danrem 181/PVT.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kemajuan teknologi dan informasi, tidak selalu berdampak positif bagi, aparat TNI-Polri yang bertugas di wilayah Sorong dengan segala kompleksitasnya.

Baca Juga: Damos Simatupang Resmi Pimpin PJS Deli Serdang

Kemudahan akses tersebut dapat menjadi katalis, bagi kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab untuk memprovokasi berbagai pihak, sehingga berpotensi menimbulkan kerawanan dalam bentuk konflik sosial di wilayah Sorong Raya ini”.

“Untuk mengantisipasi potensi kerawanan adanya perkembangan situasi yang mungkin timbul sebagai bentuk ketidakpuasan dan provokasi dari sejumlah pihak yang dapat mengakibatkan gangguan keamanan dan ketertiban, maka perlu adanya sinergitas dan soliditas yang terjalin dengan baik antar instrumen pemerintah dan TNI-Polri serta seluruh stake holder terkait di wilayah Sorong ini,” ucap Danrem 181/PVT.

Halaman:

Editor: Megawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X