Belum Bisa Dimintai Keterangan, LPSK Sulit Beri Perlindungan ke Istri Ferdy Sambo

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 06:58 WIB
Istri Ferdy Sambo Menurut LPSK Butuh Layanan Psikiater (instagram.com/@divpropampolri)
Istri Ferdy Sambo Menurut LPSK Butuh Layanan Psikiater (instagram.com/@divpropampolri)

PenaBicara.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) belum berhasil melakukan asesmen psikologi terhadap istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias mengatakan Putri masih trauma sehingga belum bisa dimintai keterangan saat ditemui.

Asesmen psikologis tersebut dilakukan agar LPSK bisa menentukan perlindungan baginya.

Baca Juga: Bali Jadi Tuan Rumah Acara Puncak Peringatan World Tourism Day 2022

“Sudah ketemu, tapi sekali lagi beliau masih dalam kondisi trauma, jadi tidak bisa, tidak ada hal yang disampaikan oleh Bu Putri kepada LPSK,” ujar Susila, Rabu Agustus 2022 seperti dikutip dari laman PMJNews.

Susila mengungkapkan, kondisi Putri saat ditemui LPSK sudah lebih baik dari pertemuan sebelumnya. Kendati begitu, Putri masih dalam kondiai sedih dan sesekali menangis.

“Kalau yang pertama itu kondisi tiduran ya masih lemas, tapi kalau yang kemarin ini ibu sudah bisa duduk. Cuma sesekali masih trauma dan sesekali menangis,” tuturnya.

Baca Juga: Kabar Gembira! Nasabah Dengan Pinjaman 2,5 juta Bebas dari Bunga Gadai

Di sisi lain, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo menambahkan Putri terancam gagal mendapat perlindungan dari LPSK lantaran belum mendapatkan keterangan yang diperlukan.

LPSK sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Putri namun gagal digelar. Kemudian LPSK juga sudah meminta keterangan secara tertulis, tetapi tidak mendapat jawaban. Terbaru, kedatangan LPSK ke rumahnya gagal membuahkan hasil.

“Jadi ya, untuk Ibu Putri kesimpulan kami sementara, yang bersangkutan tidak memerlukan perlindungan LPSK,” ucap Hasto.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ditetapkan Sebagai Tersangka, Keluarga Brigadir J Sampaikan Terimakasih Kepada Kapolri

“Karena bagaimana kita mau berikan perlindungan kalau minta keterangan saja tidak bisa,” imbuhnya.

Hasto mengatakan, LPSK mempunyai batas waktu untuk investigasi dan asesmen. “Jadi, kalau dalam kondisi seperti ini ya besar kemungkinan kami sulit berikan perlindungan kepada Bu Putri,” imbuhnya

“Tapi kalau itu keputusannya, kan tergantung keputusan para pimpinan ya ada 7 orang,” tandasnya.***

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: PMJnews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Anak Krakatau Kembali Alami Erupsi

Jumat, 9 Juni 2023 | 14:54 WIB

22 Korban TPPO Akan Ditempatkan di BRS Kemensos

Jumat, 9 Juni 2023 | 14:40 WIB
X