• Jumat, 12 Agustus 2022

Bareskrim Ungkap ACT Terima Donasi Rp 2 Triliun Sejak Tahun 2005

- Minggu, 31 Juli 2022 | 11:26 WIB
Bareskrim Polri sudah menahan empat petinggi ACT, salah satunya Ibnu Khajar dan Ahyudin (ilustrasi pexels.com)
Bareskrim Polri sudah menahan empat petinggi ACT, salah satunya Ibnu Khajar dan Ahyudin (ilustrasi pexels.com)

PenaBicara.com – Bareskrim Polri mengungkapkan, Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menerima donasi sebesar Rp 2 triliun sejak 2005. Namun, sebanyak Rp 450 miliar dipotong untuk operasional lembaga kemanusiaan tersebut.

“Sehingga total donasi yang masuk ke yayasan ACT dari tahun 2005 sampai tahun 2020 sekitar Rp 2 triliun. Dan dari Rp 2 triliun ini donasi yang dipotong senilai Rp 450 miliar atau sekitar 25 persen dari seluruh total yang dikumpulkan,” kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers, Jumat 29 Juli 2022.

“Dengan alasan operasional, di mana sumber anggaran operasional didapat dari pemotongan yang dilakukan oleh pengurus yayasan (ACT),” sambungnya.

Baca Juga: PP Tembakau Dinilai Belum Efektif Turunkan Perokok Anak

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, ACT sejak 2015 hingga 2019 melakukan pemotongan dana donasi sebesar 20 sampai 30 persen. Sedangkan sejak 2020 hingga sekarang dipotong sebesar 30 persen.

“Pada tahun 2015 sampai 2019 dasar yang dipakai oleh yayasan untuk memotong adalah surat keputusan dari pengawas dan pembina ACT dengan pemotong berkisar 20-30 persen. Kemudian pada tahun 2020 sampai sekarang berdasarkan opini komite dewan syariah Yayasan ACT pemotongannya sebesar 30 persen,” katanya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah menetapkan Presiden ACT Ibnu Khajar dan mantan Presiden ACT Ahyudin sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dana donasi.

Baca Juga: Pekan Depan, LPSK Jadwalkan Pemeriksaan Psikologi Istri Ferdy Sambo

Ahyudin dan Ibnu Khajar serta dua tersangka lainnya terancam hukuman 20 tahun penjara.

“Kalau TPPU sampai 20 tahun,” kata Wadirtipideksus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf di Mabes Polri, Jakarta, Senin 25 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ferdy Sambo Akui Rekayasa Kematian Brigadir J

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:05 WIB

Presiden Jokowi Ingatkan Petani Rawat Kelapa Genjah

Jumat, 12 Agustus 2022 | 06:40 WIB

Komnas HAM Akui Tak Tega Bharada E Jadi Tersangka

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:13 WIB

Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:48 WIB
X