• Jumat, 12 Agustus 2022

drg. Susi Petronela Jitmau Resmi Jabat Direktur RSUD Sele Be Solu Sorong

- Senin, 27 Juni 2022 | 15:57 WIB
acara Sertijab Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Sorong dari dr. Mavkren J. Kambuaya kepada drg. Susi Petronela Jitmau. (Foto: Mega/PenaBicara.com)
acara Sertijab Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Sorong dari dr. Mavkren J. Kambuaya kepada drg. Susi Petronela Jitmau. (Foto: Mega/PenaBicara.com)

PenaBicara.com – Serah terima jabatan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Sorong dari dr. Mavkren J. Kambuaya kepada drg. Susi Petronela Jitmau telah dilaksanakan.

Pelaksanaan serah terima Jabatan dilakukan di Aula Emaus, komplek RSUD Sele Be Solu Sorong, Senin 27 Juni 2022. Acara serah terima jabatan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Sorong, Drs. Ec. Lambert Jitmau, M.M,.

Walikota Sorong mengatakan, manajemen RSUD Sele Be Solu harus dikelola dengan baik oleh Direktur rumah sakit.

Baca Juga: Sadis! KKB Tembak Warga Sipil Saat Berolahraga Hingga Tewas

Menurutnya, penerimaan paling besar ada di RSUD Sele Be Solu. Oleh karena itu ia meminta direktur RSUD Sele Be Solu yang baru untuk mengelolanya dengan baik, agar kesejahteraan dokter dan tenaga kesehatan (nakes) dapat terpenuhi.

“RSUD Sele Be Solu harus ada Perwali. Jadi dokter ataupun Nakesnya harus diperhatikan dengan baik kesejahteraannya. Besar atau kecil itu nanti dilihat dari kemampuan pelayanan rumah sakit. Yang saya rasa aneh itu, Sele Be Solu tidak pernah memberikan kontribusi kepada kas daerah tapi mereka datang demo saya terkait TPP,”ucap Walikota Sorong.

Menurut Lambert, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan diberikan tergantung Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga: Nadya Salma Aya Sofia, Siswa MAN 1 Surakarta Jadi Putri Jawa Tengah 2022

“PAD kalau ada ya kita bayar kalau tidak ada mau bikin apa. Saya harapkan kepada direktur yang baru mengetahui secara pasti tentang penerimaan rumah sakit, dan membuat perencanaan secara baik untuk kebutuhan rumah sakit. Belanja rumah sakit semua bersumber dari penerimaan rumah sakit, termasuk dengan insentif dan pengangkatan tenaga honorer,”ucap Lambert.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUD Sele Be Solu yang baru, drg. Susi Petronela Jitmau mengatakan bahwa selanjutnya ia akan membuat dasar hukum terkait pembayaran tunjangan para dokter dan Nakes.

“Kalau sudah ada Perwali sudah ada dasar hukum untuk membayar. Berikutnya kami akan meneruskan program-program yang ada di rumah sakit, kami akan melihat visi rumah sakit agar rumah sakit sele be solu menjadi rumah sakit unggulan di tanah Papua, itu juga yang kita akan fokus ke situ,”jelasnya.

Baca Juga: Tempuh Perjalanan 13 Jam, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tiba di Jerman

Sementera itu, mantan Direktur RSUD Sele Be Solu dr. Mavkren Kambuaya yang kini menjabat jabatan fungsional di RSUD Sele Be Solu, menyampaikan terimakasih kepada Walikota Sorong yang telah memberikan kepercayaan kepadanya selama kurang lebih 5 tahun untuk memimpin.

“Hari ini saya sangat lega karena saya bisa menyerahkan semua tanggung jawab laporan kepada direktur yang baru. Jadi saya sangat lega, dan harapan saya itu satu agar segera direalisasikan untuk TPP dan insentif bagi tenaga kesehatan terutama di Sele Be Solu,”harapnya.***

Editor: Megawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komnas HAM Akui Tak Tega Bharada E Jadi Tersangka

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:13 WIB

Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:48 WIB
X