• Jumat, 12 Agustus 2022

'Menteri Pendidikan' Khilafatul Muslimin Disebut Bertugas Sebarkan Doktrin

- Selasa, 14 Juni 2022 | 06:29 WIB
Dua orang anggota ormas Khilafatul Muslimin tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.  (Foto: PMJ News/Fajar)
Dua orang anggota ormas Khilafatul Muslimin tiba di Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan. (Foto: PMJ News/Fajar)

PenaBicara.com - Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya kembali menangkap seorang anggota kelompok Khilafatul Muslimin berinisial AS (74).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menyebut tersangka yang berperan di dalam Khilafatul Muslimin memiliki tanggung jawab melakukan doktrinisasi.

"Yang bersangkutan ini berperan di dalam ormas Khilafatul Muslimin khususnya dalam penyebaran khilafah dan bertanggung jawab untuk melakukan doktrinisasi,"ujar Zulpan, Senin 13 Juni 2022 dikutip dari laman PMJnews. 

Baca Juga: Polisi: 30 Sekolah Terafiliasi Ajaran Khilafatul Muslimin

"(Tersangka) melakukan doktrin untuk meyakinkan orang lain bahwa khilafah bisa menggantikan ideologi Pancasila," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan seorang anggota kelompok Khilafatul Muslimin berinisial AS (74). Dia menjabat sebagai Menteri Pendidikan dalam organisasi tersebut.

"AS berperan dalam penyebaran khilafah adalah bertanggung jawab untuk melakukan doktrinisasi, sehingga melakukan doktrin terkait dengan meyakinkan orang lain bahwa khilafah bisa menggantikan ideologi Pancasila," ungkap Zulpan kepada wartawan.

Baca Juga: Hadapi Subvarian Baru Omicron, Pemerintah Dorong Peningkatan Vaksinasi Booster

Lebih lanjut Zulpan mengatakan, sebagai menteri AS berperan dalam pembuatan konten di buletin dan sejumlah tulisan yang diedarkan oleh Khilafatul Muslimin yang bertentangan dengan Pancasila.

"Yang bersangkutan juga penulis di buletin, koran, dan lain-lain yang di keluarkan oleh Khilafatul Muslimin yang berisikan ajaran ataupun paham yang bertentangan dengan Pancasila," tukasnya.

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: PMJNews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komnas HAM Akui Tak Tega Bharada E Jadi Tersangka

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:13 WIB

Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:48 WIB
X