• Selasa, 24 Mei 2022

Polri Gagalkan 8 Kontainer Minyak Goreng Siap Ekspor ke Timor Leste

- Jumat, 13 Mei 2022 | 10:19 WIB
Polri gagalkan 8 kontainer minyak goreng siap ekspor ke Timor Leste.  (Sumber: Humas Polri)
Polri gagalkan 8 kontainer minyak goreng siap ekspor ke Timor Leste. (Sumber: Humas Polri)

PenaBicara.com - Bareskrim Polri bersama Polda Jawa Timur (Jatim) menggagalkan upaya penyelundupan delapan kontainer berisikan minyak goreng siap ekspor dari Jawa Timur ke Negara Timor Leste.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan, delapan kontainer tersebut berisi 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng siap ekspor.

Hal ini bertentangan dengan kebijakan Pemerintah soal larangan ekspor minyak goreng.

Baca Juga: Netizen Tertawakan Farhat Abbas yang Ingin Polisikan Fuji dan Thariq karena Terlalu Bucin

"Pengungkapan tersebut bermula dari informasi yang diberikan oleh masyarakat kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak tentang adanya dugaan pelanggaran Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Larangan sementara ekspor Crude Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Oil, Refined, Bleached and Deodorized Palm Olein and Used Cooking Oil," kata Agus dalam keterangannya, Jakarta, Kamis 12 Mei 2022.

Agus mengatakan, pihaknya menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni inisial (R) 60 tahun dan (E) 44 tahun. Mereka diduga berperan sebagai eksportir minyak goreng di tengah berlangsungnya kebijakan larangan ekspor.

Menurut Agus, diduga terdapat 11 kontainer berisikan minyak goreng siap ekspor. Namun, tiga kontainer telah berada di Negara Timor Leste dan saat ini polisi sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai, untuk melakukan penarikan tiga kontainer tersebut.

Baca Juga: Presiden Jokowi Dorong Kerja Sama untuk Atasi Pandemi dan Perkuat Arsitektur Kesehatan Dunia

"Delapan kontainer yang berisikan minyak goreng dengan merek Linse, Tropis, dan Tropical telah diamankan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak," ujar Agus.

Dalam melancarkan aksinya, kata Agus, para pelaku mengelabui petugas Bea Cukai dengan memasukkan barang yang tidak sesuai dengan pos tarif atau HS dan invoice Persetujuan Ekspor Barang (PEB).

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: humas.polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yan Permenas Imbau Masyarakat Papua Sambut DOB

Senin, 23 Mei 2022 | 14:19 WIB

Indonesia Peringkat Tiga SEA Games 2021 Vietnam

Senin, 23 Mei 2022 | 13:48 WIB
X