• Selasa, 24 Mei 2022

Eks Teroris Jaringan NII Cabut Ba'iat dan Nyatakan Setia ke NKRI

- Kamis, 12 Mei 2022 | 17:38 WIB
 eks teroris jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumbar  mencabut ba'iat dan menyatakan kesetiaannya kepada NKRI. (Sumber: Humas Polri)
eks teroris jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumbar mencabut ba'iat dan menyatakan kesetiaannya kepada NKRI. (Sumber: Humas Polri)

PenaBicara.com - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Teddy Minahasa mengapresiasi eks teroris jaringan Negara Islam Indonesia (NII) di Sumbar lantaran mencabut ba'iat.

Dikutip dari laman resmi Humas Polri, eks teroris tersebut kembali menyatakan kesetiaannya kepada NKRI.

"Tenggang waktu yang saya berikan sampai 20 Mei, Alhamdulillah sebelum sampai 20 Mei seluruhnya (eks teroris) telah cabut ba'iat," ucap Teddy usai menghadiri prosesi cabut ba'iat massal dan pengucapan sumpah setia Jilid III kepada NKRI di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota, Kamis 12 Mei 2022.

Baca Juga: Angin Kencang Terjang Kabupaten Langkat, Sebanyak 74 Rumah Warga Alami Kerusakan

Lebih lanjut, Teddy menyebut jumlah eks teroris anggota NII yang diketahui Polri berjumlah 1.157 orang. Bertambah 32 orang dari temuan sebelumnya.

Adapun rinciannya di Kabupaten Dharmasraya, sebanyak 391 orang, di Kabupaten Tanah Datar 518 orang, dan dari daerah lain 225 orang.

"Seluruhnya yang sudah melakukan cabut ba'iat sejumlah 1.134. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya seluruh anggota NII yang telah sadar tanpa dipaksa paksa menyatakan setianya kepada NKRI," kata Teddy.

Baca Juga: Polisi Beri Sanksi Kepada Atlet Sepatu Roda yang Lintasi Gatot Soebroto

Teddy mengatakan, para eks teroris NII nantinya akan dibina, diawasi, dan dimonitoring bersama stakeholder terkait. Teddy pun menyebut Polri juga memiliki tanggung jawab moral dalam hal ini.

"Tugas kita para stakeholder tidak selesai sampai disini, kita tetap memiliki tanggung jawab moral. Kita harus menjadi garda yang terdepan dalam mencegah dan menangkal segala bentuk paham radikal yang merongrong kesaktian Pancasila dan mengganggu keutuhan NKRI," ujarnya.

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: humas.polri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yan Permenas Imbau Masyarakat Papua Sambut DOB

Senin, 23 Mei 2022 | 14:19 WIB

Indonesia Peringkat Tiga SEA Games 2021 Vietnam

Senin, 23 Mei 2022 | 13:48 WIB
X