Cegah Suhu Politik Memanas Jelang Pemilu, Presiden Jokowi Minta Jajarannya Lakukan Edukasi Politik

- Senin, 11 April 2022 | 04:02 WIB
Presiden Jokowi memimpin Ratas Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024, Minggu 10 April 2022, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar.  (Foto: Humas Setkab/Oji)
Presiden Jokowi memimpin Ratas Persiapan Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024, Minggu 10 April 2022, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar. (Foto: Humas Setkab/Oji)

PenaBicara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya melakukan edukasi politik yang masif kepada masyarakat dan para kontestan politik agar tidak terprovokasi oleh kepentingan-kepentingan politik yang tidak bermanfaat.

Menurut Presiden Jokowi, menjelang pesta demokrasi, biasanya suhu politik di masyarakat akan menghangat.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi ketika memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu 10 April 2022.

Baca Juga: Jadwal Pemilu 2024 Sudah Ditetapkan, Presiden Jokowi Pastikan Tak Ada Penundaan

“Saya juga minta dilakukan edukasi, dilakukan pendidikan politik yang masif kepada masyarakat, kepada para kontestan jangan membuat isu-isu politik yang tidak baik terutama isu-isu politik identitas yang mengedepankan isu politik SARA saya kira kita memiliki pengalaman yang tidak baik di Pemilu sebelumnya. Kita harapkan ini tidak terjadi di 2024,” jelasnya. 

Dalam kesempatan itu, Kepala Negara juga meminta agar alokasi dana untuk persiapan Pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 dapat segera diputuskan, baik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, anggaran Pemilu dan Pilkada serentak tersebut diperkirakan mencapai Rp110,4 triliun.

Baca Juga: Marshel Widianto Akui Beli Foto Syur Dea OnlyFans Hanya Untuk Konsumsi Pribadi

“Kemarin sudah disampaikan ke saya bahwa diperkirakan anggarannya sebesar Rp110,4 triliun, KPU dan Bawaslu. KPU-nya Rp76,6 triliun dan Bawaslunya Rp33,8 triliun. Ini saya minta didetailkan lagi, dihitung lagi, dikalkulasi lagi dengan baik dalam APBN maupun dalam APBD dan dipersiapkan secara bertahap,” lanjutnya.

Selain itu, Kepala Negara juga mengarahkan agar pejabat bagi gubernur, bupati, dan wali kota yang masa jabatannya akan berakhir pada 2022 segera disiapkan dan diseleksi dengan baik.

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pembacaan Vonis Ferdy Sambo Dilakukan pada 13 Februari

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:44 WIB

Presiden Jokowi Minta Jajarannya Stabilkan Harga Beras

Selasa, 31 Januari 2023 | 18:38 WIB

Jaksa Minta Majelis Hakim Tolak Pleidoi Bharada E

Selasa, 31 Januari 2023 | 12:29 WIB

Rekrutmen CASN 2023 Akan Dibuka untuk Umum

Selasa, 31 Januari 2023 | 11:45 WIB

4 Masalah Gizi ini Berisiko Anak jadi Stunting

Senin, 30 Januari 2023 | 07:36 WIB

Wilayah Maluku Utara Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

Minggu, 29 Januari 2023 | 10:11 WIB
X