• Selasa, 24 Mei 2022

OJK Diminta Tidak Boleh Melemah di Masa Pandemi, Presiden Jokowi: Banyak Penipuan Investasi

- Kamis, 20 Januari 2022 | 13:53 WIB
Presiden Jokowi menghadiri Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Kamis 20 Januari 2022. (Sumber: Tangkapan Layar/Setkab)
Presiden Jokowi menghadiri Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Kamis 20 Januari 2022. (Sumber: Tangkapan Layar/Setkab)

PenaBicara.com - Presiden Jokowi mengatakan, Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan telah menimbulkan luka yang dalam bagi sektor-sektor tertentu.

Di saat yang sama, telah terjadi disrupsi rantai pasok global yang memicu peningkatan harga komoditas dunia dan menimbulkan inflasi global yang semakin tidak menentu.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi ingin ada strategi penanganan yang lebih spesifik, detail dan efektif, serta penuh kehati-hatian agar tidak mengganggu upaya-upaya pemulihan yang sedang kita lakukan.

Baca Juga: Ayo, Sampaikan LHKPN Periodik 2021 Sebelum 31 Maret 2022

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi pada Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis 20 Januari 2022.

“Di masa sulit, pengawasan tidak boleh kendur karena pengawasan yang lemah akan membuka celah, membuka peluang bagi munculnya berbagai modus kejahatan keuangan yang ujung-ujungnya akan merugikan masyarakat. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” ujar Pesiden seperti dikutip dari laman resmi sekretariat kabinet, Kamis 20 Januari 2022.

Presiden menekankan, kebijakan dan instrumen pengawasan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus mampu mencegah meluasnya dampak pandemi, khususnya terhadap perekonomian dan sektor keuangan.

Selain itu juga harus dapat membantu sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan sehingga bisa tumbuh lebih baik dengan melakukan berbagai inovasi dan terobosan.

Baca Juga: RUU TPKS Sah Sebagai UU, KemenPPPA Siap Jadi Bagian Dalam Penyusunan Daftar Isian Masalah

Halaman:

Editor: Megawati

Sumber: setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yan Permenas Imbau Masyarakat Papua Sambut DOB

Senin, 23 Mei 2022 | 14:19 WIB

Indonesia Peringkat Tiga SEA Games 2021 Vietnam

Senin, 23 Mei 2022 | 13:48 WIB
X