• Jumat, 12 Agustus 2022

Jelang ASEAN Summit 2023, Kementerian PUPR Tingkatkan Jalan Labuan Bajo - Tana Mori

- Jumat, 24 Desember 2021 | 17:34 WIB
Salah satu ruas jalan yang akan dibangun sekaligus dalam rangka persiapan ASEAN Summit pada Februari 2023 yang akan datang adalah jalan akses dari Labuan Bajo ke Tana Mori sepanjang 22 km. (Foto: pu.go.id)
Salah satu ruas jalan yang akan dibangun sekaligus dalam rangka persiapan ASEAN Summit pada Februari 2023 yang akan datang adalah jalan akses dari Labuan Bajo ke Tana Mori sepanjang 22 km. (Foto: pu.go.id)

PenaBicara.com- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Jalan Nasional (BPJN) X NTT, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melanjutkan pengembangan jaringan jalan pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN)/Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo dan sekitarnya di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Salah satu ruas jalan yang akan dibangun sekaligus dalam rangka persiapan ASEAN Summit pada Februari 2023 yang akan datang adalah jalan akses dari Labuan Bajo ke Tana Mori sepanjang 22 km.

Dalam kunjungan kerja ke Provinsi NTT, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau kondisi eksisting ruas jalan Labuan Bajo - Tana Mori, dimana dari 22 km tersebut 6 km sudah beraspal dengan lebar 3.5 meter. Sisanya 16 km masih berupa tanah, sehingga sulit dilintasi kendaraan terutama pada saat dan setelah diguyur hujan.

Baca Juga: Menteri Basuki Tinjau Homestay di Mandalika untuk Pemberdayaan Masyarakat Lokal

Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan,

"Kita sudah programkan peningkatan dan pembangunan jalan baru untuk memenuhi standar jalan nasional menuju Tana Mori dengan 2 lajur dan bahu jalan untuk keamanan, keselamatan dan kenyamanan para pengguna jalan, khususnya para tamu negara, " ucap Endra seperti dikutip dari pu.go.id, Jumat 24 Desember 2021.

Kepala BPJN NTT Agustinus Junianto mengatakan, pembangunan ruas jalan tersebut terbagi menjadi lima segmen sepanjang 22,1 km dengan total kebutuhan anggaran Rp407,04 miliar.

Lima segmen tersebut terdiri dari peningkatan struktur Jalan Labuan Bajo - Simpang Nalis (6,18 km), pembangunan Jalan Simpang Nalis - Simpang Kenari (6,17 km), pembangunan Jalan Simpang Kenari - Warloka (5,06 km), pembangunan Jalan Warloka - Lenteng/Simpang Tana Mori (4,52 km), dan pembangunan Jembatan Nanganae (Nanganae, Wae Mboera, Wae Kenari dan Soknar (0,17 km).

Baca Juga: Satgas BLBI Sita Aset Grup Texmaco

Halaman:

Editor: Megawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Komnas HAM Akui Tak Tega Bharada E Jadi Tersangka

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:13 WIB

Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan Brigadir J

Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:48 WIB
X