• Selasa, 24 Mei 2022

Membanggakan, Kodam Kasuari Pecahkan Rekor Muri Olahraga Karate

- Kamis, 2 Desember 2021 | 15:31 WIB
Piagam rekor Muri diberikan bersamaan dengan upacara penyematan Dan kehormatan dan kenaikan pangkat sabuk hitam Karate prajurit Kodam XVIII/Kasuari di Lapangan Kodam XVIII/Kasuari, Arfai, Manokwari, Papua Barat. (Foto:Istimewa)
Piagam rekor Muri diberikan bersamaan dengan upacara penyematan Dan kehormatan dan kenaikan pangkat sabuk hitam Karate prajurit Kodam XVIII/Kasuari di Lapangan Kodam XVIII/Kasuari, Arfai, Manokwari, Papua Barat. (Foto:Istimewa)

PenaBicara.com -  Kodam XVIII/Kasuari berhasil memecahkan rekor dalam bidang olahraga, yakni rekor ujian Karate sabuk hitam oleh prajurit terbanyak yakni sebanyak 1.092 Karateka sekaligus dalam satu waktu. Rekor tersebut telah tercatat di Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri).

Piagam rekor Muri tersebut diberikan bersamaan dengan upacara penyematan Dan kehormatan dan kenaikan pangkat sabuk hitam Karate prajurit Kodam XVIII/Kasuari di Lapangan Kodam XVIII/Kasuari, Arfai, Manokwari, Papua Barat, Kamis 2 Desember 2021.

Dalam sambutannya, Pangdam mengatakan sangat bangga terhadap prajurit-prajuritnya yang berhasil mencapai target dan menorehkan prestasi melalui kerja keras yang selama ini dilakukan.

Baca Juga: Papua Muda Inspiratif Terus Rangkul Anak Muda Untuk Bersaing di Dunia Bisnis

“Kalian semua mendapatkan sabuk hitam ini tidak mudah, melalui kerja keras dan latihan di bawah sengatan matahari saya lihat semangat kalian setiap hari latihan untuk terus bisa dinaikkan tingkat sabuk dari putih hingga hitam," ujarnya.

Pangdam mengingatkan kepada seluruh Karateka untuk memegang teguh sumpah Karateka yang telah diikrarkan seperti sanggup memelihara kepribadian, kejujuran, mempertinggi prestasi, menjaga sopan santun dan menguasai diri.

“Sebagai seorang prajurit harus memiliki kepribadian yang baik tidak boleh menjadi penghianat apalagi di Kodam Kasuari ini yang merupakan daerah konflik. Sebagai atlet perang gunakan kemampuan bela dirimu untuk membela diri. Jika dalam bertempur senjatamu sudah tidak bisa digunakan lagi, gunakan bila dirimu,” tegas Pangdam.

Baca Juga: Kementerian PUPR Pastikan Kesiapan Jalan Tol dan Jalan Nasional Untuk Nataru

Pangdam berpesan agar ilmu beladiri yang sudah didapat tidak disalahgunakan dan harus dipertanggungjawabkan, sehingga penyematan sabuk hitam ini pantas diberikan dan terus dipelihara.

“Saya ingin menjadikan prajurit Kodam Kasuari adalah prajurit yang profesional, jago tembak, jago navigasi, jago tak tik dan jago beladiri," pungkas Pangdam.

Halaman:

Editor: Megawati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yan Permenas Imbau Masyarakat Papua Sambut DOB

Senin, 23 Mei 2022 | 14:19 WIB

Indonesia Peringkat Tiga SEA Games 2021 Vietnam

Senin, 23 Mei 2022 | 13:48 WIB
X