• Sabtu, 4 Desember 2021

Tempat Wisata di Raja Ampat Kembali Dibuka Setelah Dua Tahun Tutup, Imbas Covid-19 PAD Turun

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:36 WIB
Destinasi wisata di Raja Ampat (Hilda Arief )
Destinasi wisata di Raja Ampat (Hilda Arief )

PenaBicara.com-Sudah hampir dua tahun pelaku usaha wisata tidak berpenghasilan. Sektor pariwisata tutup total di masa pandemi Covid 19. Dampaknya penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di daerah yang mengandalkan sektor pariwsata.

Kabupaten Raja Ampat salah satu daerah yang terimbas sangat besar ketika Covid 19 melanda negeri ini. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat,Yusdi Lamatenggo yang ditemui baru-baru ini. 

Yusdi mengungkapkan imbas wabah Covid 19 memukul sendi perekonomian di Kabupaten Raja Ampat yang PAD nya bersumber dari sektor pariwisata.Baca Juga: 'Tong Ting Tang' Bunyi Khas Kolintang Minahasa yang Mulai Mendunia

Saat ini, kata Yusdi, pariwisata di Raja Ampat sudah dibuka. Kendati demikian, masih terbatas untuk wisatawan domestik. Itu pun dengan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat berstandar WHO.

Kepulauan di Raja Ampat (Hilda Arief )

“Aturan ini diberlakukan mengingat Raja Ampat saat ini telah memasuki zona hijau. Di sisi lain, pemberlakuan prokes secara ketat dimaksudkan agar penyebaran Covid 19 tidak kembali terjadi,” jelas Yusdi.

Dengan dibukanya pariwisata di Raja Ampat, ia berharap perekonomian masyarakat akan kembali bangkit.

Dibukanya pariwisata Raja Ampat menjadi angin segar bagi pelaku usaha wisata yang sudah hampir dua tahun “nganggur”. Baca Juga: Kim Seon Ho Akhirnya Mengakui Perbuatannya, Namanya Terancam Akan Redup

Salah satu pelaku usaha pariwisata di Raja Ampat, Ruben Sauwiyai menjelaskan semenjak pandemi destinasi wisata Raja Ampat ditutup.Raja Ampat yang biasanya ramai pengunjung menjadi sepi. 

Halaman:

Editor: Hilda Arief

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X