• Jumat, 3 Desember 2021

Proses Panjang, Tersangka Kasus Korupsi Pusling Tambrauw Akhirnya Mengenakan Rompi Pink

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 23:45 WIB
Pemeriksaan dan penahanan terduga kasus Tipikor Pengadaan Pusling Kabupaten Tambrauw (Hilda Arief)
Pemeriksaan dan penahanan terduga kasus Tipikor Pengadaan Pusling Kabupaten Tambrauw (Hilda Arief)

PenaBicara.com-Setelah melewati proses penyidikan bahkan sempat mengalami proses praperadilan, akhirnya Kejaksaan Negeri Sorong menahan empat tersangka dugaan korupsi Puskesmas Keliling (Pusling).  Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw, tahun anggaran 2016.

Penahanan empat tersangka; Petrus Titit,Octavianus Bofra, Kamarudin Kasim dan Yano Asbhi Wali dilaksanakan setelah Kejaksaan memiliki dua alat bukti dan telah menerima perhitungan keugian negara oleh ahli. 

Petrus Titit dkk ditahan penyidik Tipikor Kejari Sorong usai menjalani pemeriksaan, Senin, 10 Oktober 2021. 

Baca Juga: Ratna Kartika: 'Yoga Untuk Mengenal Seluruh Aspek Dalam Diri'

Seperti layaknya tersangka Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), empat tersangka dengan wajah lesu harus meggunakan rompi berwarna pink.

Kasus yang mengantar empat tersangka menuju Hotel Prodeo ini, terkait dengan kegiatan pengadaan Puskesmas Keliling Perairan tahun anggaran 2016. 

Dengan nilai kontrak dua miliar lebih lebih, yang tertuang dalam kontrak nomor: 10.PENG-25.47/KONTR/DINKES-TBR/2016 tanggal 1 Maret 2016. Tanpa melalui proses lelang, dengan penunjukan.

Kajari Sorong melalui Kasi Pidsus, Khusnul Fuad mengatakan, mereka akan ditahan di tingkat penyidikan selama 20 hari ke depan. 

Baca Juga: Pengajian Gus Miftah, 'Meneladani Nabi Muhammad Dengan Menebar dan Menjalin Persaudaraan Dalam Bingkai NKRI'

Halaman:

Editor: Hilda Arief

Tags

Terkini

X