• Selasa, 19 Oktober 2021

Webinar FJPI, Climate Change Lebih Berbahaya dari Covid 19

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 02:41 WIB
Webinar Forrum Jurnalis Perempuan dengan tema 'Climate Change lebih berbahaya dari Covid 19 dengan nara sumber  manager The Climate  Rality  project Indonesia, Dr Amanda Katili Niode  (Istimewa)
Webinar Forrum Jurnalis Perempuan dengan tema 'Climate Change lebih berbahaya dari Covid 19 dengan nara sumber manager The Climate Rality project Indonesia, Dr Amanda Katili Niode (Istimewa)

PenaBicara.com- Perubahan iklim menjadi situasi yang sangat membahayakan, tetapi kerapkali  dampaknya tidak disadari oleh penduduk bumi. Bicara soal perubahan iklim tidak lepas dari isu lingkungan yang mempengaruhinya. 

Cuaca semakin tidak menentu, menandai terjadinya perubahan iklim. 

Manager The Climate Rality Project Indonesia, Dr Amanda Katili Niode menguraikan secara gamblang tentang isu lingkungan dan perubahan iklim pada saat menjadi nara sumber webinar Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI). 

Webinar secara daring yang diselenggarakan FJPI, Sabtu, 9 Oktober 2021 mengambil tema “Climate Change lebih berbahaya dari pada Covid 19.

Amanda Katili mengatakan perubahan iklim menjadi masalah lokal,regional dan global. 

“Lingkungan hidup dan perubahan iklim menjadi hal mendasar manusia.Situasinya manusia hanya mempunyai satu bumi tempat mengambil air dan bernafas gratis,” kata Amanda.

Terjadinya perubahan iklim menggerakkan sejumlah aktivis lingkungan untuk mempelajari apa yang terjadi di bumi. Rumah satu-satunya penduduk bumi yang disebut sebagai The Blue Planet. 

Baca Juga: Burung Cenderawasih dan Jembatan Kayu Panjang di Malagufuk Menjadi Daya Tarik Bagi Wisatawan

Banyak kasus yang menunjukkan bahwa perubahan iklim semakin meningkat. Sebagai bahan perbandingan terkait dengan perubahan iklim, Amanda Katili memberikan  beberapa pandangan dan contoh kasus, baik itu karena pemanasan global ataupun karena bencana alam lainnya. 

Amanda Katili menyebutkan Indonesia menyumbang emisi gas tertinggi dari sektor kehutanan dan energi. Berdasarkan data dari BMKG, suhu di Indonesia semakin meningkat. Indonesia diprediksi akan mengalami musim kemarau lebih panjang dan musim hujan lebih pendek tetapi intens. 

Baca Juga: Tahap Pertama Seleksi Guru PPPK memenuhi 53,7 Persen Formasi

Perubahan iklim juga sangat berpengaruh pada kesehatan manusia yang saling berkaitan. Munculnya penyakit menular, cuaca ekstrim, suplai air,kesehatan mental,dan polusi udara. 

Mendengar ulasan Amanda Katili, mengantarkan pada sebuah kesadaran perubahan iklim harus segera diantisipasi. Pasalnya, bahaya dari dampak perubahan iklim sangat mengerikan. Lebih berbahaya dari Covid 19. Bahkan sangat cepat memusnahkan kehidupan. 

Untuk menyelamatkan bumi, Amanda mengajak agar semua orang harus bisa berbuat untuk memperlambat proses perubahan iklim. ***

 

Halaman:

Editor: Hardaning Tyas

Tags

Terkini

X